news

3 Mantan pentolan BGN terjerat skandal korupsi, ribuan motor listrik SPPG senilai Rp1 triliun dinilai masih buram nasibnya

Minggu, 7 Juni 2026 | 17:37 WIB
Menyoroti penampakan ribuan unit motor listrik SPPG dalam pengadaan BGN senilai Rp1 triliun yang masih tersimpan di gudang Bogor, Jawa Barat (Instagram.com/@liputancikarang - @depok24jam)

Jika pada April 2026 sebagian unit masih berada di area samping gudang produsen Emmo Electric Mobility, kini jumlahnya disebut meluber hingga ke halaman depan atau area luar gudang.

Baca Juga: Bos Urip ajak warga Subang jaga bumi, apresiasi pegiat lingkungan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Selain itu, terlihat pula sebuah truk kontainer berlabel PT Yasa Artha Tunggal (YAT) yang terparkir di sekitar lokasi.

Meski demikian, aktivitas di area tersebut tampak minim, tanpa adanya pergerakan distribusi maupun pekerja yang terlihat.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola gudang terkait status penyimpanan maupun rencana distribusi motor listrik tersebut untuk operasional SPPG.

Pernyataan lama kini disorot kembali

Sorotan publik semakin menguat setelah pernyataan lama Dadan Hindayana kembali mencuat.

Baca Juga: Pertemuan Menkeu dan Gubernur BI di DPR, pemerintah pastikan tak ada pergantian jabatan

Saat masih menjabat sebagai Kepala BGN, ia sempat menyebut bahwa pengadaan motor listrik dilakukan dengan harga di bawah pasaran.

“Harga pasaran Rp52 juta, tapi kita beli kalau enggak salah Rp42 juta, di bawah harga pasaran,” ujar Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada April 2026.

Kala itu, Dadan juga menegaskan bahwa pengadaan kendaraan tersebut merupakan bagian dari alokasi anggaran BGN tahun 2025 guna mendukung operasional program MBG.

Namun, pernyataan tersebut kini menjadi perhatian publik setelah penyidik menemukan indikasi dugaan mark up dalam proyek pengadaan kendaraan tersebut.

Baca Juga: Tangis haru player escort di GBK, perjuangan bocah asal Manado jadi sorotan

Nasib motor listrik masih dipertanyakan

Dengan bergulirnya kasus hukum yang menjerat para mantan pimpinan BGN, nasib ribuan motor listrik SPPG kini menjadi tanda tanya.

Halaman:

Tags

Terkini