Dilantik jadi kepala BGN yang baru, Sudaryono: Saya dan keluarga tidak punya dapur SPPG

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 22 Juli 2026 | 22:30 WIB
Kepala BGN Sudaryono yang baru usai dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta (Tangkapan layar YouTube/Sekretariat Presiden)
Kepala BGN Sudaryono yang baru usai dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta (Tangkapan layar YouTube/Sekretariat Presiden)

GENMILENIAL.ID — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.

Ia menggantikan Nanik S Deyang yang sebelumnya mengundurkan diri karena alasan kesehatan dan rencana pengobatan jantung di luar negeri.

Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Usai dilantik, Sudaryono menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan maksimal, mengingat program yang diemban merupakan salah satu prioritas pemerintah.

Baca Juga: Soal Nanik S Deyang jadi Dewas BGN, Istana pertimbangkan pengalaman urusi MBG

“Ini amanah besar bagi saya karena program makan bergizi gratis adalah program besar dan menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” ujarnya kepada awak media.

Tegaskan tak punya dapur SPPG

Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Enggak ada, saya tidak punya SPPG, saya tidak punya dapur, dan tidak ada keluarga saya yang punya dapur atau SPPG,” tegasnya.

Baca Juga: Viral palang pintu tak tertutup saat KA Brantas lewat hingga nyaris tabrak truk, KAI akui petugas langgar SOP

Pernyataan ini sekaligus menepis potensi konflik kepentingan dalam pelaksanaan program MBG yang saat ini tengah menjadi sorotan publik.

Janji benahi tata kelola dan transparansi

Sudaryono juga berjanji akan melakukan pembenahan di tubuh BGN, terutama dalam hal tata kelola dan transparansi.

Ia menilai, sistem yang ada perlu ditingkatkan agar lebih akuntabel, termasuk melalui digitalisasi pencatatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X