Baca Juga: Cinta di tengah api sejarah, tragedi sunyi 'Tanah Terbelah' yang mengiris hati
Menurutnya, di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan ekonomi, arah moral menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
“Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan,” katanya.
Karena itu, ia menilai Pancasila harus menjadi kompas moral yang membimbing bangsa agar tidak kehilangan jati diri.
Upacara jadi momentum evaluasi kinerja
Tak hanya berisi pesan kebangsaan, rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan kepada instansi dan wilayah yang dinilai responsif dalam menindaklanjuti aduan masyarakat melalui media sosial.
Baca Juga: Seskab Teddy jawab kritik kunker luar negeri Prabowo, tegaskan hasil nyata untuk bangsa
Dinas Kesehatan Kabupaten Subang kembali meraih predikat sebagai dinas paling sigap untuk periode April dan Mei 2026.
Sementara itu, sejumlah instansi lain justru masuk kategori kurang responsif, menjadi bahan evaluasi dalam peningkatan pelayanan publik.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada desa-desa dengan pengelolaan perpustakaan terbaik sebagai upaya mendorong peningkatan literasi masyarakat di tingkat lokal.
Teguhkan komitmen persatuan bangsa
Di akhir amanatnya, Kang Rey mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan dan menjaga persatuan.
Baca Juga: Viral bule ngamuk ogah bayar makan di Menteng, singgung ‘saya yang bangun negaramu’
“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan,” tuturnya.
Ia menegaskan, selama nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam setiap individu, Indonesia akan tetap kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.***