Jemaah yang berangkat sejak pukul 04.00 WIB pun mengaku tetap kesulitan mendapatkan tempat di area utama lapangan.
“Kita jalan jam 4 pagi, bayangin berangkat salat Id jam 4 pagi. Ini ku pikir masih sepi, tapi ternyata sudah penuh,” ujarnya.
Bahkan, area jemaah laki-laki dilaporkan sudah penuh lebih dulu, sementara area perempuan masih tersisa namun terbatas.
Situasi ini membuat sebagian jemaah akhirnya tidak bisa masuk ke lapangan utama.
Mereka pun memilih melaksanakan salat di lokasi alternatif, seperti rooftop rumah warga yang berada di sekitar area Lapangan Garung.
Baca Juga: Viral CCTV aniaya selebgram Woodyrman di Blok M, cekcok berujung tewasnya WN Brunei
Fenomena ini menunjukkan betapa tingginya minat masyarakat untuk merasakan pengalaman salat Idul Adha dengan latar pemandangan alam yang indah.
Namun di sisi lain, kondisi ini juga menjadi pengingat agar jemaah mempersiapkan diri lebih awal atau mempertimbangkan lokasi alternatif agar tetap bisa beribadah dengan nyaman.***