GENMILENIAL.ID – Pemerintah bergerak cepat merespons insiden kecelakaan kereta api di Bekasi.
Presiden Prabowo Subianto langsung menjenguk korban sekaligus menyiapkan anggaran besar hingga Rp4 triliun untuk memperbaiki perlintasan kereta api di Pulau Jawa.
Langkah cepat ini disebut tidak lepas dari komunikasi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dengan Presiden pada malam kejadian.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, Dasco menghubungi Presiden setelah meninjau langsung lokasi kecelakaan KRL Commuter Line dan kereta rel diesel di Stasiun Bekasi Timur.
Baca Juga: Komplotan curas motor beraksi subuh di Kalijati dibekuk, modus pepet korban pakai celurit
Aspirasi daerah langsung direspons
Dalam komunikasi tersebut, Dasco menyampaikan kondisi korban serta aspirasi dari pemerintah daerah dan aparat terkait kebutuhan pembangunan flyover di perlintasan kereta.
Selain itu, disoroti pula minimnya palang pintu serta sistem pengamanan di sejumlah titik perlintasan.
“Wakil Ketua DPR RI, Pak Dasco langsung menghubungi bapak Presiden pada malam adanya insiden kecelakaan KA di Bekasi," ujar Prasetyo Hadi dalam keterangannya, Kamis, 30 April 2026.
Dari hasil komunikasi tersebut akhirnya Bapak Presiden langsung meninjau korban dan menyiapkan anggaran perbaikan sarana perkeretaapian,” sambungnya.
Baca Juga: 87 Persen sawah Subang dikunci jadi LP2B, Kang Rey tegaskan tak boleh dialihfungsikan
Presiden juga memberikan arahan agar penanganan korban dilakukan secara maksimal sekaligus menyiapkan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Rp4 triliun untuk 1.800 perlintasan
Pemerintah menyiapkan anggaran hampir Rp4 triliun untuk memperbaiki sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang dinilai rawan kecelakaan.