news

Curhatan penumpang KRL usai kecelakaan Bekasi Timur viral, mengaku trauma hingga panic attack

Kamis, 30 April 2026 | 06:35 WIB
Ilustrasi - korban kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur membutuhkan pendampingan Psikolog (Freepik/pressfoto)

GENMILENIAL.ID – Sebuah curhatan penumpang KRL Line Cikarang viral di media sosial Threads setelah mengaku mengalami trauma saat kembali naik kereta usai kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.

Unggahan tersebut berasal dari akun @pufsur yang membagikan pengalamannya sebagai salah satu korban dalam insiden tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

Unggahan itu dibuat pada Rabu, 29 April 2026 dan langsung mendapat perhatian luas dari warganet.

Mengalami panic attack saat naik KRL

Dalam unggahannya, pemilik akun mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa baik-baik saja sehari setelah kejadian.

Baca Juga: Penumpang Argo Bromo Anggrek sempat kira kereta anjlok, momen usai tabrak KRL terekam

Namun, kondisi itu berubah ketika ia kembali menggunakan KRL untuk berangkat kerja.

“Aku pagi tadi panic attack di KRL, gemeteran, gelisah, sesak napas, nangis, takut. Aku salah satu penumpang yang terlibat di gerbong 3 tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh,” tulisnya.

Ia juga menjelaskan bahwa saat kecelakaan terjadi, dirinya berada di gerbong 3, yang dalam sejumlah video terlihat terdorong ke depan akibat benturan keras dari belakang.

Gejala yang dirasakan seperti gemetar, gelisah, hingga sesak napas menunjukkan adanya trauma psikologis yang masih membekas pasca kejadian.

Baca Juga: Dirut KAI tegaskan posisi gerbong perempuan bukan soal gender, utamakan keselamatan

Mencari bantuan psikolog

Dalam utas yang sama, ia meminta bantuan kepada pengguna lain untuk merekomendasikan psikolog yang bisa memberikan layanan konseling secara langsung.

“Adakah yang punya kenalan Psikolog yang bisa konseling sore ini? Psikolog ku lagi nggak respons,” tulisnya.

Halaman:

Tags

Terkini