GENMILENIAL.ID - Mantan Presiden RI Joko Widodo akhirnya buka suara terkait pernyataan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang sempat menyinggung perannya dalam perjalanan karier politiknya.
Polemik ini mencuat setelah Jusuf Kalla dalam beberapa kesempatan mengungkap bahwa dirinya memiliki kontribusi besar dalam mengantarkan Jokowi ke panggung politik nasional, termasuk saat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012.
Menanggapi hal tersebut, Jokowi memilih merespons dengan santai. Ia bahkan merendah dengan menyebut dirinya bukan sosok penting.
“Ya, saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung,” kata Jokowi kepada awak media di Solo, Senin, 20 April 2026.
Baca Juga: Kebakaran 1.000 rumah apung di Malaysia, 9.007 warga terdampak, WNI dipantau
Awal mula polemik ceramah JK
Polemik ini bermula dari ceramah Jusuf Kalla di Masjid UGM yang menyinggung sejumlah isu, termasuk konflik di Poso dan Ambon.
Ceramah tersebut kemudian menuai kontroversi hingga dilaporkan ke pihak kepolisian dengan tuduhan penistaan agama.
Dalam klarifikasinya, Jusuf Kalla menilai polemik yang berkembang tidak lepas dari dinamika lain, termasuk setelah dirinya melaporkan Rismon Hasiholan dan menyinggung isu ijazah palsu yang dikaitkan dengan Jokowi.
Situasi ini kemudian berkembang menjadi perbincangan luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi publik.
Baca Juga: Guru SMAN 1 Purwakarta disoraki siswa, Bu Atun pilih memaafkan: Saya sedih tapi ingin mereka berubah
JK ungkit peran di karier politik Jokowi
Dalam pernyataan terpisah, Jusuf Kalla secara terbuka mengungkap perannya dalam membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta.
Ia menyebut dirinya sebagai sosok yang memperkenalkan Jokowi kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, hingga akhirnya mendapat dukungan untuk maju dalam Pilgub DKI Jakarta.