GENMILENIAL.ID - Kabar baik datang bagi sektor energi nasional setelah dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) bersiap melintasi Selat Hormuz usai sebelumnya tertahan di kawasan Teluk Arab atau Teluk Persia.
Langkah ini menyusul keputusan Iran yang kembali membuka jalur perdagangan laut strategis tersebut, sehingga aktivitas pelayaran secara bertahap mulai kembali normal.
Dua kapal yang dimaksud adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro. Sebelumnya, kedua kapal tersebut belum dapat melintas akibat situasi yang berkembang di kawasan tersebut.
Baca Juga: Jamkrindo catat penjaminan Rp247 triliun, IFG dorong UMKM naik kelas berkelanjutan
Strategi Pelayaran Disiapkan Secara Matang
Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping, Vega Pita, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pemantauan intensif serta menyiapkan perencanaan pelayaran atau passage plan secara komprehensif.
“Strategi yang disiapkan meliputi penyusunan rute, identifikasi risiko, navigasi elektronik, serta penyiapan rencana kontingensi,” ujar Vega dalam keterangan resmi, Sabtu, 18 April 2026.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan perjalanan kapal berjalan aman dan sesuai prosedur internasional.
Selain itu, PIS juga terus menjalin koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait guna memastikan kelancaran pelayaran.
Baca Juga: Polresta Banyuwangi bongkar 2 sindikat LPG oplosan, negara rugi lebih dari Rp500 juta
Koordinasi Lintas Pihak Jadi Kunci
Koordinasi dilakukan dengan Kementerian Luar Negeri yang berperan dalam komunikasi diplomatik dengan otoritas terkait di kawasan tersebut.
Tidak hanya itu, perusahaan juga bekerja sama dengan pihak asuransi, manajemen kapal, pemilik kargo, hingga otoritas setempat untuk memastikan seluruh perizinan dan aspek teknis terpenuhi.
“Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan awak kapal, serta keamanan kapal dan seluruh muatannya,” tegas Vega.