GENMILENIAL.ID - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang mulai bergerak menindaklanjuti pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyoroti kinerja dinas tersebut dalam pidato Hari Jadi ke-78 Subang.
Sebagai respons, Disnakertrans Subang kini melakukan klarifikasi data terkait persentase rekrutmen tenaga kerja lokal di perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Kirim surat ke perusahaan kendaraan listrik
Kepala Disnakertrans Subang, Rona Mairansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkirim surat kepada dua perusahaan kendaraan listrik, yakni PT BYD Auto Indonesia dan PT VinFast Automobile.
Baca Juga: Tenda bazar Gading Serpong roboh diterjang hujan badai, UMKM panik selamatkan dagangan
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data valid terkait jumlah tenaga kerja lokal yang terserap.
“Saya sedang minta data itu, saya sudah berkirim surat ke BYD dan Vinfast untuk minta data rekrutmen tenaga kerja, by name by address,” ujar Rona saat ditemui GenMilenial.id di ruang kerjanya, Selasa, 7 April 2026.
Respons atas kritik gubernur
Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Subang pada Senin, 6 April 2026, Dedi Mulyadi melontarkan kritik tajam terhadap sejumlah OPD, termasuk Disnakertrans.
Baca Juga: Jembatan Cirahong sepi penjaga usai viral pungli, warga malah merasa tak aman
Dalam pidatonya, ia menyinggung dugaan rendahnya serapan tenaga kerja lokal, bahkan menyebut angka sekitar 20 persen.
Pernyataan tersebut diakui Rona menjadi pemicu pihaknya untuk segera melakukan penelusuran data secara menyeluruh.
“Saya juga terpecut sama pernyataan itu, kalau cuma 2 dari 10 berarti hanya 20 persen, dapat dari mana datanya?, jangan sampai surveinya satu titik digeneralisir se-Kabupaten Subang,” katanya.
Tidak membantah, tapi telusuri fakta