Dalam video, terlihat salah satu pegawai bahkan menggunakan sepeda motor untuk menyusul kendaraan tersebut.
Baca Juga: 29 Korban tuntut refund, dugaan penipuan WO kamuya di Mojokerto capai Rp700 juta
Aksi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi risiko ompreng jatuh yang bisa membahayakan serta mengganggu distribusi makanan.
Sorotan pada kedisiplinan distribusi MBG
Insiden ini memicu perhatian publik, terutama terkait kedisiplinan dan ketelitian petugas dalam menjalankan distribusi program MBG.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) telah memastikan bahwa sistem pengaduan masyarakat tetap aktif selama 24 jam guna menampung laporan terkait pelaksanaan program.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG terkait insiden tersebut.
Baca Juga: Dua mahasiswi Unila hanyut di Wira Garden ditemukan meninggal, video detik-detik air bah viral
Sementara itu, warganet mengingatkan agar pelaksanaan program MBG dilakukan dengan lebih cermat guna menghindari potensi risiko di lapangan.
Diketahui, hingga Jumat, 3 April 2026 pukul 09.00 WIB, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 2,6 ribu pengguna Instagram.***