news

Banjir Brebes lumpuhkan jalur arus balik, debit air tembus 2,5 meter dan jadi rekor 20 tahun

Minggu, 29 Maret 2026 | 06:17 WIB
Banjir terjadi di Ketanggungan, Brebes yang menjadi jalan arus balik usai mudik Lebaran (Instagram/fadhpliambarr - humasresbrebes)

GENMILENIAL.ID – Jalur arus balik dari Purwokerto menuju Jakarta sempat lumpuh total akibat banjir yang melanda wilayah Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Rabu sore hingga malam, 25 Maret 2026.

Tingginya debit air Sungai Babakan membuat air meluap dan merendam jalan utama yang biasa dilalui pemudik hingga Kamis pagi, 26 Maret 2026.

Akibatnya, arus lalu lintas terganggu dan sejumlah kendaraan pemudik dilaporkan sempat terendam banjir.

Baca Juga: Pemotor tewas di Pacitan diduga usai dikejar polisi, kasusnya kini diselidiki internal

Debit air capai rekor tertinggi

Ketinggian air dilaporkan mencapai 250 sentimeter atau 2,5 meter, yang disebut sebagai rekor tertinggi dalam 20 tahun terakhir.

“Kebanjiran Ketanggungan ini adalah rekor selama 20 tahun, yaitu 250 cm. Akibatnya, puluhan kendaraan terjebak macet, nggak bisa jalan sama sekali,” ujar komika asal Brebes, Fadholi Ambar.

Ia juga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir yang berdampak pada mobilitas warga tersebut.

“Tolong Pemkab, Pemprov bisa mendengar ini,” tambahnya.

Baca Juga: Krisis energi Filipina makin parah, warga terpaksa jalan kaki hingga transportasi lumpuh

Arus balik dialihkan ke jalur alternatif

Menyikapi kondisi tersebut, Satlantas Polres Brebes melakukan pengalihan arus lalu lintas karena jalur utama tidak dapat dilalui.

“Ada banjir, debit air mencapai kurang lebih 1 meter di ruas jalan. Dampaknya cukup panjang dari Masjid Jami’ Ketanggungan sampai ke ujung pos Ceremai,” ungkap pihak Satlantas.

Halaman:

Tags

Terkini