news

Kasad Maruli serahkan bantuan rumah untuk keluarga prajurit gugur, tegaskan tetap jadi keluarga besar TNI AD

Sabtu, 7 Maret 2026 | 23:20 WIB
Kasad Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan rumah non dinas ke ahli waris prajurit gugur serta prajurit penyandang cacat di Mabes TNI AD, Jakarta, pada Rabu, 4 Maret 2026 (Dok. TNI AD)

GENMILENIAL.ID – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan seluruh keluarga prajurit yang gugur dalam tugas akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar TNI Angkatan Darat.

Hal tersebut disampaikan saat penyerahan bantuan rumah non dinas tahap II kepada 106 ahli waris prajurit yang gugur di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu 4 Maret 2026.

Selain diberikan kepada ahli waris prajurit yang gugur, bantuan rumah tersebut juga disalurkan kepada prajurit penyandang cacat tingkat II dan III Golongan C akibat tugas operasi maupun latihan.

Baca Juga: Viral dugaan menu MBG berisi ulat di SMP Pasundan 9 Bandung, muncul chat guru cari penyebar video

“Saya ingin bapak ibu dan anak-anak sekalian harus berbangga, bahwa orang tua Anda semua itu adalah pengabdi bangsa yang sudah memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” ujar Maruli.

Suasana haru mewarnai kegiatan penyerahan bantuan rumah tersebut yang dihadiri para keluarga prajurit.

Program bantuan rumah ini merupakan kerja sama TNI Angkatan Darat dengan Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP).

Program ini diperuntukkan bagi keluarga prajurit yang gugur serta prajurit cacat akibat tugas sejak tahun 2000 hingga 2025.

Baca Juga: IFG dan BP BUMN perkuat tata kelola program TJSL melalui Three Lines Model

Melalui program ini, TNI AD berharap para penerima bantuan dapat memperoleh rasa aman serta kepastian tempat tinggal.

Simbol penghargaan atas pengorbanan prajurit

Sejumlah keluarga prajurit yang menerima bantuan rumah turut menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat.

Salah satunya Sulistiyowati Murtiningsih, istri dari Rahman Hakim, prajurit TNI yang gugur dalam tugas.

“Kehilangan suami tercinta adalah luka yang senantiasa ada dalam relung hati kami. Namun hari ini kami merasakan bahwa kami tidak sendiri,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini