news

Terobos banjir, polisi di Pamanukan gotong keranda jenazah warga

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:55 WIB
Kapolsek Pamanukan AKP Udin Awaludin turun langsung menggotong keranda jenazah seorang warga yang meninggal dunia di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Rabu 28 Januari 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Kepedulian aparat kepolisian kembali terlihat di tengah musibah banjir yang melanda wilayah Kabupaten Subang.

Di tengah genangan air setinggi sekitar 30 sentimeter, Kapolsek Pamanukan AKP Udin Awaludin turun langsung membantu warga dengan menggotong keranda jenazah seorang warga yang meninggal dunia di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan pada Rabu, 28 Januari 2026.

Peristiwa itu terjadi saat banjir masih merendam sejumlah permukiman akibat luapan air sungai.

Baca Juga: Ahok bongkar dugaan penyimpangan di Pertamina, soroti kuota impor hingga alasan mundur dari jabatan komisaris utama

Meski kondisi jalan tergenang dan sulit dilalui, AKP Udin bersama Bhabinkamtibmas Desa Mulyasari, AIPTU Ahmad Syakur, tetap mendatangi rumah duka untuk melaksanakan takziah sekaligus membantu proses evakuasi jenazah.

Polisi terjang banjir demi antar jenazah warga

Almarhum diketahui merupakan seorang warga lanjut usia yang meninggal dunia karena sakit.

Proses pengantaran jenazah sempat terkendala karena akses menuju rumah duka tergenang air banjir.

Tanpa ragu, AKP Udin yang masih mengenakan seragam dinas langsung turun ke lokasi.

Baca Juga: Viral rekaman udara longsor Cisarua, tampakkan lereng perbukitan terbelah dan aliran material panjang

Bersama warga sekitar, ia ikut menggotong keranda jenazah dari rumah duka menuju ambulans untuk selanjutnya dibawa ke tempat pemakaman.

Aksi tersebut menjadi sorotan warga sekitar, mengingat kondisi banjir masih cukup tinggi dan menyulitkan mobilitas.

Namun hal itu tidak menghalangi Kapolsek dan jajaran untuk tetap membantu.

Bentuk kepedulian polri di tengah musibah

Halaman:

Tags

Terkini