GENMILENIAL.ID — Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya terhadap pemerataan dan kualitas pendidikan melalui program Seragam Sekolah Gratis bagi siswa SD dan SMP, yang diluncurkan langsung oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi di SMP Negeri 2 Pusakanagara, Kamis, 15 Januari 2026.
Lebih dari sekadar pembagian seragam, program ini disebut sebagai bentuk kehadiran negara secara nyata dalam menjamin hak pendidikan anak-anak Subang tanpa diskriminasi ekonomi.
Bupati yang akrab disapa Kang Rey menegaskan bahwa tidak boleh ada siswa yang tertinggal hanya karena keterbatasan biaya.
“Hari ini adalah hari yang membahagiakan, terutama bagi anak-anak. Pemerintah hadir bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan aksi nyata melalui seragam sekolah gratis,” ujar Kang Rey dalam sambutannya.
Tekan kesenjangan, hilangkan rasa minder anak sekolah
Kang Rey menekankan bahwa seragam bukan sekadar atribut, melainkan simbol kesetaraan. Menurutnya, masih ada anak-anak yang kehilangan rasa percaya diri karena tidak memiliki seragam yang layak.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak Subang yang minder untuk berangkat ke sekolah. Semua harus punya seragam yang rapi dan sama, agar fokusnya hanya satu, belajar dan meraih cita-cita,” tegasnya.
Baca Juga: Viral souvenir pernikahan Gen Z pakai bibit pohon, warganet gemas pengen niru
Di Kecamatan Pusakanagara, program ini menjangkau 28 sekolah yang terdiri dari 23 SD dan 5 SMP, dengan total 1.799 siswa sebagai penerima manfaat.
Seragam yang dibagikan meliputi seragam putih, pramuka, serta atribut pendukung lainnya.
Pemerintah daerah juga menargetkan agar ke depan program seragam gratis dapat menjangkau seluruh jenjang SD kelas I–VI dan SMP kelas I–III, sehingga manfaatnya benar-benar merata.
Pendidikan bukan hanya tugas sekolah
Selain intervensi dari pemerintah, Kang Rey mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter dan mendampingi anak-anak di luar sekolah.