GENMILENIAL.ID — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Subang, Arif Hegar Setiawan, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang tengah gencar melakukan perbaikan infrastruktur jalan dengan target Subang Leucir 2027.
Hal tersebut disampaikan Arif Hegar Setiawan pada GenMilenial.id pada Kamis, 15 Januari 2026. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan kewajiban pemerintah daerah sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan adanya pembangunan infrastruktur ini artinya pemerintah sudah melakukan kewajibannya untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat. Infrastruktur dibangun dari pajak dan pendapatan lain yang berasal dari masyarakat, jadi ini memang kewajiban pemerintah daerah,” ujar Arif Hegar.
Baca Juga: Viral souvenir pernikahan Gen Z pakai bibit pohon, warganet gemas pengen niru
Ia menilai, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Subang telah menjalankan kewajiban tersebut dengan cukup baik, meski ke depan tetap perlu penyesuaian dengan anggaran dan target yang telah ditetapkan.
“Mudah-mudahan target itu bisa tercapai di bawah kepemimpinan Pak Reynaldy dan Pak Agus Masykur. Respon masyarakat juga banyak yang senang dengan pembangunan jalan ini,” katanya.
Soroti jalan Tambakan–Kasomalang
Arif Hegar secara khusus menyoroti perbaikan ruas jalan Tambakan–Kasomalang yang menurutnya sangat berdampak pada kelancaran mobilitas warga.
Baca Juga: Hilang sejak akhir Desember 2025, pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali ditemukan meninggal dunia
“Itu salah satu ruas yang sering saya lalui. Sekarang alhamdulillah sudah bagus, bisa memangkas waktu tempuh dan mengurangi kemacetan, terutama jika terjadi kepadatan di Jalancagak. Hal seperti ini juga perlu dilakukan di tempat-tempat lain,” ujarnya.
Ia kembali menegaskan bahwa apresiasi tersebut diberikan karena pemerintah telah menjalankan kewajiban dasarnya kepada masyarakat.
Dorong penataan tata ruang Kota Subang
Selain infrastruktur jalan, Arif Hegar juga mendorong Pemerintah Kabupaten Subang untuk mulai serius melakukan penataan tata ruang, khususnya di kawasan pusat kota Subang.
Menurutnya, selama ini aktivitas masyarakat masih terpusat di Alun-alun Subang, sehingga diperlukan penataan kawasan penunjang agar lebih tertata, estetik, dan nyaman.