"Jalan ini sudah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan. Alhamdulillah, sekarang warga bisa menikmati jalan yang layak,” tambahnya.
Ia menilai, kehadiran infrastruktur yang memadai akan memicu efek berantai bagi kemajuan desa, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Penghubung rezeki dan silaturahmi
Tokoh masyarakat Desa Kalensari, Ustad Fahmi, menyebut perbaikan jalan ini sebagai jawaban atas doa panjang warga yang selama bertahun-tahun mendambakan akses layak.
“Ini nikmat yang patut kita syukuri bersama. Jalan ini bukan hanya penghubung antar desa, tapi juga penghubung rezeki dan silaturahmi masyarakat,” tuturnya.
Menurutnya, infrastruktur yang baik bukan sekadar soal fisik jalan, melainkan juga membuka peluang kesejahteraan dan mempererat hubungan sosial antarwilayah.
Harapan pembangunan merata hingga pelosok
Acara syukuran yang diisi doa bersama itu berlangsung sederhana namun sarat kebersamaan.
Warga berharap, perbaikan jalan Kalensari–Rangdu menjadi awal dari pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Subang, khususnya di wilayah pedesaan yang selama ini kerap terpinggirkan.
Masyarakat pun berharap komitmen pembangunan terus berlanjut agar akses antar desa dan kecamatan semakin terbuka, sehingga kesejahteraan warga dapat meningkat secara berkelanjutan.***