GENMILENIAL.ID — Rasa haru dan bahagia menyelimuti ratusan warga Desa Kalensari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Minggu, 4 Januari 2026.
Warga menggelar syukuran sederhana sebagai ungkapan terima kasih atas rampungnya perbaikan jalan penghubung strategis Kalensari–Rangdu yang selama puluhan tahun dikenal rusak parah dan sulit dilalui.
Perbaikan jalan yang menghubungkan Desa Kalensari di Kecamatan Compreng dengan Desa Rangdu di Kecamatan Pusakajaya itu menjadi titik balik bagi warga.
Baca Juga: Mahfud MD soroti teror terhadap influencer, ingatkan negara wajib jamin rasa aman warga
Infrastruktur yang dulunya identik dengan kubangan lumpur kini berubah menjadi akses mulus yang bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Akses vital yang lama terabaikan
Sebelum diperbaiki, jalan antar kecamatan tersebut kerap menjadi keluhan utama masyarakat. Saat musim hujan, permukaan jalan berubah licin dan berlumpur, bahkan nyaris tak bisa dilewati.
Kondisi itu berdampak langsung pada berbagai aspek kehidupan warga, mulai dari terhambatnya aktivitas ekonomi, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Tak jarang, warga harus memutar jauh atau menunda perjalanan karena kondisi jalan yang membahayakan.
Baca Juga: Kisah relawan Bener Meriah yang tetap salurkan bantuan meski baru kehilangan ibu
Hasil pertanian sulit dipasarkan tepat waktu, sementara anak-anak sekolah dan warga yang membutuhkan layanan medis harus menghadapi risiko tinggi di perjalanan.
Kepala desa sebut pembangunan benar-benar dirasakan warga
Kepala Desa Kalensari, Ahmad Mustopa menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang telah merealisasikan perbaikan jalan tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemda Subang. Moto Bupati Subang, Subang Ngabret, benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Kalensari," ujar Ahmad Mustopa