Budaya kerja ini dinilai sejalan dengan peran IFG sebagai holding BUMN yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung pembangunan nasional.
Baca Juga: Dua butir telur dibagi untuk 23 orang, kisah warga Aceh Tamiang bertahan hidup tiga hari pascabanjir
“Kepercayaan publik adalah aset utama. Karena itu, setiap proses transformasi harus dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan berlandaskan nilai kebangsaan,” kata Denny.
Peran IFG dalam ketahanan ekonomi nasional
Melalui peringatan Hari Bela Negara 2025 ini, IFG meneguhkan posisinya sebagai bagian dari ekosistem BUMN dan Danantara Indonesia dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional.
IFG berkomitmen memastikan transformasi perusahaan berjalan seiring dengan penguatan nilai kebangsaan, integritas, serta pelayanan publik.
Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran bela negara dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata di bidang masing-masing, termasuk di sektor keuangan, sebagai pilar penting pembangunan dan stabilitas nasional.***