Ia menyebut telah disepakati bahwa 70 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat Kabupaten Subang, sementara 30 persen lainnya diperuntukkan bagi tenaga kerja dengan keahlian khusus.
Selain itu, Pemkab Subang juga akan berkoordinasi dengan perguruan tinggi di daerah agar lulusan lokal dapat terserap langsung di industri VinFast.
“Kami ingin lulusan perguruan tinggi di Subang punya akses langsung bekerja di sini. Ini bagian dari menyiapkan SDM lokal yang siap industri,” jelasnya.***