Upaya pemulihan salah satunya dilakukan melalui pengiriman genset 250 kWh ke RSUD Takengon, Aceh Tengah, serta dukungan bagi RSUD Muda Sedia di Aceh Tamiang agar layanan kesehatan segera kembali berjalan.
“Pascabanjir pasti banyak penyakit yang akan menyerang masyarakat kita,” ujar Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi.
Ia menekankan pentingnya percepatan normalisasi layanan kesehatan agar warga dapat segera mendapatkan perawatan.
Distribusi bantuan dan perhatian untuk kelompok rentan
BNPB terus mengirimkan bantuan logistik berupa makanan pokok, obat-obatan, selimut, dan kebutuhan sandang ke titik-titik terdampak.
Baca Juga: Desa Sekumur di Aceh Tamiang lenyap diterjang banjir bandang, hanya tersisa masjid
Pendekatan distribusi diprioritaskan untuk wilayah yang sulit dijangkau agar bantuan tidak menumpuk di posko utama saja.
Selain itu, perhatian khusus diberikan kepada anak-anak, ibu hamil, dan lansia sebagai kelompok paling rentan selama masa pengungsian.
Penanganan kesehatan, psikososial, serta penguatan fasilitas sanitasi di posko menjadi agenda penting agar mereka tidak jatuh dalam risiko kesehatan yang lebih serius.***