Curah hujan ekstrem memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. BPBD Agam melaporkan 2.500 warga kini berada di lokasi pengungsian yang tersebar di berbagai kecamatan.
Beberapa titik pengungsian antara lain:
- Ampek Koto: 600 pengungsi
- Pasia Laweh, Palupuh: 100 pengungsi
- Salareh Aia, Palembayan: ratusan pengungsi
- Anak Aia Kasiang, Bawan: ratusan pengungsi
- Malalak Timur dan Labuhan, Tanjung Mutiara: ratusan pengungsi
Banyak pengungsi menempati kantor nagari, kantor camat, hingga halaman fasilitas pemerintahan.
26 Dapur umum didirikan
Pemerintah Kabupaten Agam bersama BPBD dan relawan telah mendirikan 26 dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Dapur umum ini beroperasi penuh agar tidak ada warga yang kekurangan makanan selama masa tanggap darurat.
Selain makanan, kebutuhan air bersih dan sanitasi terus dipenuhi melalui koordinasi antara BPBD, pemerintah nagari, dan relawan.***