Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa ledakan terjadi saat salat Jumat berlangsung.
Baca Juga: Kang Rey beberkan progres jalan Subang: Anggaran naik 3 kali lipat, 80 km sudah diperbaiki
Tim Gegana langsung diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan identifikasi sumber ledakan.
“Masih didalami, lagi disisir sama Gegana. Kami belum tahu asal muasal ledakan dari apa,” ujarnya.
Kronologi singkat kejadian
Ledakan di SMAN 72 Jakarta dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.09 WIB, Jumat 7 November 2025, bertepatan dengan waktu salat Jumat.
Berdasarkan laporan petugas Command Center Damkar, ledakan disebut berasal dari area masjid sekolah.
Baca Juga: Ruwatan Bumi Desa Rancaudik: Kang Akur tekankan pentingnya gotong royong dan pelestarian budaya
Dugaan awal menyebut sumber ledakan berasal dari speaker, namun penyelidikan masih terus berjalan.
Sedikitnya 54 orang menjadi korban dan kini tengah dirawat di RS Yarsi serta RS Islam Cempaka Putih.
Polisi juga telah membuka posko pengaduan bagi keluarga dan masyarakat yang membutuhkan informasi terkait korban.***