Peringatan setelah insiden sebelumnya makan korban jiwa
Insiden Minggu malam ini menambah daftar kejadian pohon tumbang di wilayah Subang dalam dua pekan terakhir.
Pada Rabu, 22 Oktober 2025, peristiwa serupa terjadi di Jalan Raya Nagrog, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, ketika pohon besar menimpa mobil pick up pengangkut nanas.
Kecelakaan itu menewaskan dua orang di lokasi kejadian.
“Peristiwa itu harus jadi pelajaran bahwa angin kencang di Subang bagian utara dan selatan tidak bisa diremehkan,” ujar Udin menegaskan.
Baca Juga: Tragedi longsor Trenggalek: Satu keluarga tertimbun, empat tewas, satu selamat di tengah hujan deras
Warga diminta tidak berlindung di bawah pohon saat hujan deras
BPBD Subang juga mengingatkan agar masyarakat tidak berteduh di bawah pohon besar saat hujan atau angin kencang, karena risiko tumbang meningkat saat akar pohon jenuh air.
“Lebih baik berhenti di tempat aman seperti kios, rumah warga, atau bangunan kokoh. Jangan di bawah pohon,” pesan Udin.
Dengan kondisi cuaca ekstrem yang mulai meningkat di awal November ini, BPBD menyiagakan tim reaksi cepat di sejumlah titik rawan untuk memastikan jalur wisata Subang–Ciater tetap aman bagi pengguna jalan.***