GENMILENIAL.ID – Seratusan mahasiswa dari Universitas Subang (Unsub), STIESA Subang, dan Politeknik Negeri Subang (Polsub) yang tergabung dalam Aliansi BEM Subang (ABS) menggelar unjuk rasa damai pada Senin 1 September 2025.
Aksi dimulai di depan Mapolres Subang, lalu berlanjut dengan longmarch menuju Gedung DPRD Subang.
Mereka membawa spanduk dan berorasi bergantian, menyuarakan aspirasi mulai dari keadilan bagi almarhum Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas terlindas rantis Brimob di Jakarta, hingga desakan agar DPR lebih transparan dalam membuat kebijakan.
Baca Juga: Ojol Subang gelar seribu lilin untuk Affan, Kapolres janji proses transparan
Tuntut usut tuntas kasus Affan
Dalam orasinya, mahasiswa meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kematian Affan.
“Ini bukan sekadar solidaritas, tapi panggilan nurani agar jangan ada lagi korban serupa,” seru massa aksi.
Polres Subang sendiri menurunkan 832 personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi di sejumlah titik.
Longmarch ke DPRD
Sekitar pukul 13.00 WIB, massa melanjutkan aksi dengan longmarch ke Gedung DPRD Subang.
Mereka bergabung dengan kelompok Cipayung (HMI, GMNI, PMII, IMM) serta elemen masyarakat lain.
Baca Juga: Analis: Prabowo harus lebih sering bicara lewat media, bukan influencer
“Hidup mahasiswa, hidup rakyat Indonesia!” terdengar pekikan mahasiswa sepanjang jalan.
Disambut DPRD, Subang tetap kondusif