Dialog dari hati ke hati
Gus Yahya menambahkan, pertemuan dengan Presiden Prabowo membahas berbagai persoalan bangsa, khususnya dinamika beberapa hari terakhir yang memicu keresahan publik.
“Kami berdialog dari hati ke hati, memahami permasalahan bangsa secara menyeluruh,” jelasnya.
Baca Juga: Dinilai tak berempati, Jaringan Mitra Promedia desak Zulhas pecat Eko Patrio dan Uya Kuya
Lebih jauh, PBNU menyebut pertemuan lanjutan akan segera dilakukan di Istana Negara, melibatkan Presiden bersama perwakilan ormas Islam untuk menyusun langkah bersama menjaga persatuan.
Menjaga keutuhan bangsa
Dengan seruan ini, PBNU menegaskan bahwa ketenangan, persatuan, dan komunikasi sehat antara pemerintah, ormas, dan masyarakat luas menjadi kunci meredam potensi eskalasi.
Dukungan moral dari tokoh agama diharapkan bisa menyejukkan situasi di tengah gejolak politik jalanan.***