news

Hangatnya momen Prabowo dan Pangeran MBS di Jeddah, tandai babak baru kerja sama strategis Indonesia–Arab Saudi

Selasa, 8 Juli 2025 | 01:14 WIB
Momen pertemuan Prabowo dengan Pangeran MBS dalam lawatannya ke Arab Saudi dan disambut di Istana Al-Salam, Jeddah pada Rabu, 2 Juli 2025 waktu setempat (Instagram/sekretariat.kabinet)

GENMILENIAL.ID – Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud (MBS), dalam kunjungan kenegaraan yang berlangsung di Istana Al-Salam, Jeddah, pada Rabu, 2 Juli 2025.

Pertemuan ini menjadi momen penting dalam lawatan Prabowo ke negara-negara sahabat, khususnya Arab Saudi, yang selama ini menjadi mitra strategis Indonesia di Timur Tengah.

Kehadiran Prabowo dan rombongan disambut secara resmi dan hangat oleh Pangeran MBS. Keduanya tampak akrab, berjabat tangan, dan berjalan berdampingan sambil berbincang hangat sesaat setelah Presiden Prabowo turun dari kendaraan dinas.

Baca Juga: 418 Jemaah haji Indonesia meninggal dunia, Kemenkes minta seleksi kesehatan diperketat jelang musim haji berikutnya

Upacara penyambutan digelar secara khidmat, ditandai dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara: Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Arab Saudi.

Setelah sesi penyambutan, Prabowo dan Pangeran MBS menggelar pertemuan empat mata (tête-à-tête), sebelum dilanjutkan dengan pertemuan bilateral bersama delegasi kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga memimpin pelaksanaan perdana Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) antara Indonesia dan Arab Saudi.

Salah satu hasil konkretnya adalah penandatanganan Minutes of Meeting (MoM) DKT Indonesia–Arab Saudi, yang berisi kesepakatan tata kelola DKT.

Baca Juga: Tegur Dirut PLN di DPR, Menteri Bahlil soroti ketimpangan distribusi listrik hingga soal data desa

Kesepakatan ini akan menjadi acuan utama kerja sama strategis lintas sektor dan dikoordinasikan oleh Menteri Luar Negeri kedua negara.

Format DKT ini sebelumnya hanya digunakan Arab Saudi dalam hubungan diplomatiknya dengan Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), menjadikan Indonesia negara Asia Tenggara pertama yang memperoleh kepercayaan dalam skema kerja sama serupa.

Penandatanganan ini sekaligus menandai penguatan hubungan bilateral yang tak hanya berbasis sejarah keagamaan dan ekonomi, tetapi juga strategi geopolitik kawasan.***

 

Tags

Terkini