“Oleh sebab itu, wacana untuk pemotongan 50 persen itu tidak kami kembangkan karena kami percaya Presiden Prabowo melalui badan yang dibentuk akan berkomitmen melakukan perbaikan,” tandas Dahnil.
Sebagai catatan, kuota haji Indonesia dalam tiga tahun terakhir adalah 221 ribu orang (2025), 241 ribu (2024), dan 221 ribu (2023).
Pemerintah Indonesia pun berharap kuota tersebut tetap stabil, atau bahkan meningkat di tahun-tahun mendatang.***