Pihak berwenang kini tengah menyelidiki kasus ini sebagai femisida, yakni pembunuhan terhadap perempuan yang dilatarbelakangi oleh kebencian atau kekerasan berbasis gender.
Mirisnya, kematian Valeria menambah daftar kelam sebagai korban pembunuhan perempuan kedelapan di wilayah Jalisco hanya dalam bulan Mei 2025 saja.***