Profesor Alfieri menjelaskan bahwa Paus akan tetap berada di rumah sakit setidaknya selama satu minggu ke depan.
"Jika kami memulangkannya ke Santa Marta (rumah kediamannya di Vatikan), ia akan mulai bekerja lagi seperti sebelumnya," ujar Alfieri.
"Jadi kami menahannya di sini. Kami menahannya di sini karena saat ia kembali ke Santa Marta, akan lebih sulit baginya untuk menghindari aktivitas berlebihan."
Saat ditanya apakah Paus akan cukup sehat untuk memimpin doa Angelus dari jendela rumah sakit pada Minggu, Alfieri menjawab bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Paus sendiri.***