Profesor Alfieri menjelaskan bahwa Paus akan tetap berada di rumah sakit setidaknya selama satu minggu ke depan.
"Jika kami memulangkannya ke Santa Marta (rumah kediamannya di Vatikan), ia akan mulai bekerja lagi seperti sebelumnya," ujar Alfieri.
"Jadi kami menahannya di sini. Kami menahannya di sini karena saat ia kembali ke Santa Marta, akan lebih sulit baginya untuk menghindari aktivitas berlebihan."
Saat ditanya apakah Paus akan cukup sehat untuk memimpin doa Angelus dari jendela rumah sakit pada Minggu, Alfieri menjawab bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Paus sendiri.***
Artikel Terkait
Hari Raya Natal, Lapas 2A Subang berikan remisi khusus kepada 6 warga binaan
Pj. Bupati Subang kunjungi GPIB Maranatha pada malam Natal 2024, ini pesan yang disampaikan
Momen Natal 2024, KWI ajak umat doakan dan dukung Prabowo majukan Indonesia
Megawati Soekarnoputri berikan lukisan Bunda Maria berkebaya pada Paus Fransiskus, begini respons Paus
Sudah mengalami masalah kesehatan tentang pernapasan, Paus Fransiskus alami Double Pneumonia
Vatikan umumkan kondisi Paus Fransiskus kritis, ini penyakit yang dialami
Tak hanya pneumonia, dokter diagnosis Paus Fransiskus dengan gagal ginjal dan minta istirahat total