news

Penyelidikan masih dilakukan, Kemenlu ungkap kondisi terbaru korban penembakan WNI di Malaysia asal Aceh

Rabu, 5 Februari 2025 | 02:00 WIB
Foto ilustrasi kasus penembakan (Pixabay/Vika_Glitter)

Pihak Kementerian Luar Negeri juga telah memberikan informasi kesehatan MH kepada keluarganya.

Baca Juga: 4 Fakta terkini kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik OI yang dilayangkan Iwan Fals ke polisi sejak 2021

Satu korban lagi masih dirawat intensif dan belum bisa memberi keterangan, termasuk tentang identitasnya.

“Sementara satu WNI lainnya masih dalam pemantauan dan rawatan intensif pihak rumah sakit, sehingga belum bisa memberikan keterangan dan belum terverifikasi identitasnya,” imbuh pesan dari Kemenlu tersebut.

Penangkapan satu WNI yang diduga terlibat dalam penembakan

Pada Sabtu, 1 Februari 2025, Polis Diraja Malaysia (PDRM) telah menangkap satu Warga Negara Indonesia yang diyakini memiliki keterlibatan dalam insiden penembakan ini.

“Tersangka masuk ke Malaysia sebagai turis dan kami menahannya untuk membantu penyelidikan,” ujar Kepala Polisi Selangor, Datuk Hussein Omar Khan.

Baca Juga: Salah satunya selalu merasa kenyang, ini gejala awal kanker perut yang merenggut nyawa artis veteran Korea Lee Joo-sil

Berkas penyidikan hampir selesai dan mungkin paling cepat minggu depan sudah diserahkan ke Wakil Jaksa Penuntut Umum,” imbuhnya

Mengenai penangkapan satu orang WNI, KBRI Kuala Lumpur belum menerima notifikasi kekonsuleran atas penangkapan tersebut. 

KBRI juga telah mengirimkan Nota Diplomatik kepada Pemerintah Malaysia untuk meminta penjelasan dan akses kekonsuleran bagi WNI tersebut.

Penyelidikan akan dilakukan dengan transparan

Pada Kamis, 31 Januari 2025, KBRI Kuala Lumpur telah mengadakan pertemuan dengan Kepala Ibu Pejabat Polis Kontinjen atau IPK Selangor.

Baca Juga: Presiden Prabowo meninjau langsung pelaksanaan program MBG di Jakarta, Ketua MPR ungkap beberapa hal yang harus jadi perbaikan

Kepala Polis berkomitmen untuk melakukan penyelidikan yang menyeluruh, cepat dan transparan, termasuk terhadap petugas Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) yang terlibat. 

Halaman:

Tags

Terkini