news

Trump tetap ngotot pindahkan lakukan relokasi, warga Palestina tetap ingin hidup di antara sisa puing-puing

Jumat, 31 Januari 2025 | 04:47 WIB
Potret warga Palestina saat diculik penduduk Israel sebelum gencatan senjata (Instagram.com/motaz_azaiza)

“Tidak mungkin kami diminta bertahan tanpa dukungan dasar. Rakyat Gaza butuh bantuan agar bisa melanjutkan perjuangan mereka,” pungkasnya.

Trump kembali tegaskan usulan relokasi

Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan tekadnya untuk memindahkan warga Palestina keluar dari Jalur Gaza ke lokasi yang dianggap "lebih aman" seperti Mesir atau Yordania.

Baca Juga: DeepSeek vs ChatGPT, ini plus minus AI asal China versus AS yang bersaing ketat di dunia kecerdasan buatan

Pernyataan tersebut kembali menuai kritik dari berbagai pihak.

Pada Senin, 27 Januari 2025 waktu setempat, Trump kembali mengemukakan idenya setelah sebelumnya, pada Sabtu 25 Januari 2025, ia menyatakan bahwa Gaza harus "dibersihkan" setelah perang panjang antara Israel dan Hamas yang telah berlangsung lebih dari 15 bulan, menjadikan wilayah tersebut seperti "area penghancuran".

Saat ditanya mengenai gagasannya itu, seperti dilaporkan AFP, Rabu 29 Januari 2025, Trump mengatakan bahwa ia ingin warga Palestina di Gaza tinggal di tempat yang lebih aman, tanpa gangguan dan kekerasan.

"Anda tahu, jika Anda melihat Jalur Gaza, yang sudah bertahun-tahun menjadi neraka... selalu ada kekerasan yang terkait dengan wilayah itu," ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga: Sederet reaksi CEO tekno AS soal guncangan DeepSeek buatan China di pasar global: Ada Mark Zuckerberg hingga Jensen Huang

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai dampak gagasannya terhadap solusi dua negara, Trump menyatakan bahwa ia akan segera bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

"Dia akan datang ke sini untuk bertemu dengan saya," ucapnya.

Trump juga mengungkapkan bahwa ia telah berbicara dalam beberapa hari terakhir dengan Raja Yordania Abdullah II dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, yang selama ini menolak pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza.

"Saya berharap dia mau menampung beberapa. Kita telah banyak membantu mereka, dan saya yakin dia akan membantu kita," ujar Trump merujuk pada al-Sisi.

Baca Juga: 4 Fakta menohok AS panik lihat AI buatan China DeepSeek guncang pasar global, salah satunya ‘meroket’ dengan modal kecil!

"Seperti yang mereka katakan, ini adalah lingkungan yang sulit, tapi saya pikir dia akan melakukannya, dan saya pikir Raja Yordania juga akan melakukannya," tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini