news

Trump tetap ngotot pindahkan lakukan relokasi, warga Palestina tetap ingin hidup di antara sisa puing-puing

Jumat, 31 Januari 2025 | 04:47 WIB
Potret warga Palestina saat diculik penduduk Israel sebelum gencatan senjata (Instagram.com/motaz_azaiza)

Sejak Israel melancarkan serangan ke Gaza pada 7 Oktober 2023, lebih dari 46.700 warga Palestina tewas, termasuk 18.000 anak-anak. 

Baca Juga: Bikin gemas, sederet artis Indo ini bagi momen perayaan Imlek 2025: Salah satunya ada mantan istri Ruben Onsu

Hampir 1,9 juta orang mengungsi, sementara infrastruktur kota mengalami kerusakan parah.

Data menunjukkan bahwa 92 persen jalan utama dan 84 persen fasilitas kesehatan hancur akibat serangan tersebut.

Mengingat Nakba dan menolak sejarah terulang

Abu Suleiman menegaskan bahwa pengalaman pahit Nakba tahun 1948 masih membekas dalam ingatan warga Palestina. 

Pada saat itu, sekitar 750.000 warga Palestina dipaksa meninggalkan rumah mereka setelah berdirinya Israel.

Baca Juga: Resmi! Timnas Indonesia bakal lawan Bahrain di GBK, intip kilas balik AFC yang sempat ingin atur jadwal laga itu di tempat netral

“Kami memahami betul apa yang terjadi saat itu. Mereka yang pergi tidak pernah kembali. Kami tidak akan membiarkan sejarah terulang kembali,” tegas Abu Sulaeman di waktu yang bersamaan.

Banyak warga Gaza yang tetap memilih bertahan, meskipun ada peluang untuk meninggalkan wilayah tersebut. 

Mereka menganggap mempertahankan tanah air sebagai bagian dari identitas dan perlawanan mereka.

Israa Mansour, seorang ibu empat anak yang kini tinggal di tenda darurat setelah rumahnya hancur, juga menolak gagasan relokasi. 

Baca Juga: Neymar didepak Al-Hilal gegara menepi akibat cedera hingga Messi yang Ingin kembali ke Barcelona usai kontrak dengan Miami selesai

“Kami memilih bertahan bukan karena tidak punya pilihan, tetapi karena ini adalah rumah kami,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa untuk dapat bertahan, warga Palestina membutuhkan dukungan berupa akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan bantuan kemanusiaan. 

Halaman:

Tags

Terkini