Kisah mengharukan terjadi saat uji coba program MBG di SD Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Senin, 11 November 2024 lalu.
Seorang siswi tampak tak ingin membawa pulang makan siang gratis yang dibagikan oleh Polda Sumsel.
Terungkap siswi itu tinggal bersama sang ibu bekerja sebagai asisten rumah tangga sementara ayahnya telah meninggal dunia.
Baca Juga: Rugikan negara hingga Rp280 miliar, KPK tahan 2 tersangka dugaan korupsi anak perusahaan PT Telkom
Plt Kasubag Renmin Ditresnarkoba Polda Sumsel, AKP Yetty Gultom menyebut kotak makanan itu tak disentuh oleh siswi tersebut.
"Kenapa tidak dimakan, sayang?" ujar Yetty kepada seorang siswi yang tampak dalam unggahan Instagram @ditresnarkobapoldasumsel, pada 11 November 2024.
"Untuk mama, mama mengepel di rumah orang," jawab seorang siswi SD Palembang.
Berkaca dari hal itu, Yetty menuturkan pihaknya akan memberikan bantuan ke kediaman Devi.
Baca Juga: ESAI: Quo vadis komunikasi virtual
"Artinya program ini bagus, bukan kasihan tapi lebih kepada berbagi kasih untuk masyarakat miskin," terang Yetty.
"Insya Allah kalau sudah diizinkan pimpinan mau ke rumahnya (seorang siswi) rencana mau beri bantuan tali asih," pungkasnya.
4. Siswa SD Jakarta bawa pulang makanan untuk sang nenek
Dalam kesempatan berbeda, ada cerita tentang siswa SD Cideng, Jakarta Pusat yang ingin membawa pulang makanan dari program MBG.