news

Virus HMPV tidak bisa diobati, apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya?

Selasa, 7 Januari 2025 | 23:29 WIB
Ilustrasi seorang anak menggunakan masker (Freepik/wirestock)

Baca Juga: Menyoal dana makan bergizi gratis di Kendari yang masih pakai uang Prabowo, ke mana anggaran Rp71 triliun?

Virus ini menginfeksi orang dewasa yang berusia di atas 65 tahun yang memiliki masalah pernapasan atau sistem kekebalan tubuh yang lemah juga bisa mengalami gejala parah.

Gejala dan Penyebab

Gejala HMPV meliputi:
- Batuk
- Demam
- Hidung berair atau tersumbat
- Sakit tenggorokan
- Sesak napas
- Napas berbunyi (wheezing)
- Ruam kulit.

Baca Juga: Melihat detail penurunan biaya haji 2025: Perbandingan dari tahun lalu hingga cerita Menag soal Prabowo

Apa yang penyebab HMPV?

Penyebab terjadinya HMPV adalah virus yang berupa mikroorganisme kecil yang menggunakan sel tubuh  untuk membuat salinan dirinya sendiri, sehingga kemudian menyebabkan HMPV.

Virus yang menyebabkan HMPV tersebut termasuk dalam kelompok virus yang sama dengan yang menyebabkan RSV, campak, dan gondongan.

Cara diagnosis HMPV

Penyedia layanan kesehatan biasanya mendiagnosis HMPV berdasarkan gejala dan riwayat kesehatan. 

Pemeriksaan ini menggunakan alat seperti kapas (swab) untuk mengambil sampel dari hidung atau tenggorokan. 

Baca Juga: Menyelami sepak terjang Patrick Kluivert, sosok pelatih segudang pengalaman di Eropa yang bakal tukangi Timnas Indonesia

Kemudian dari sampel yang didapatkan diuji di laboratorium untuk virus dan infeksi lainnya.

Sehingga perlu diingat, jika seorang pasien mungkin tidak akan dites untuk HMPV kecuali jika mengalami gejala yang serius.

Beberapa penyedia layanan kesehatan juga dapat melakukan bronkoskopi atau rontgen dada untuk mencari perubahan pada saluran pernapasan di paru-paru Anda.

Halaman:

Tags

Terkini