news

Prabowo boyong Menteri Kabinet Merah Putih ke Akmil Magelang, cerminkan sikap tegas Sang Presiden yang kini dikenal dengan image 'Gemoy'

Jumat, 25 Oktober 2024 | 22:58 WIB
Preside RI, Prabowo Subianto di Akademi Militer (Akmil) Magelang

John mengaku memainkan peran kunci dalam aksi protes yang dipimpin mahasiswa itu untuk mengakhiri lebih dari 30 tahun kepemimpinan Soeharto, dan mengawali era reformasi demokrasi.

Baca Juga: Ini alasan Prabowo bentuk Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Namun kini, jenderal kebanggaan Soeharto itu terpilih sebagai Presiden RI usai memenangkan lebih dari 50 persen suara di Pilpres 2024 terhadap pesaingnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Menyikapi hal itu, John mengatakan membuat masyarakat semakin tidak takut karena menganggap Prabowo berhasil menutupi semua tuduhan tindakan HAM yang mengarah padanya.

"Jika Prabowo menjadi presiden, itu akan membuat banyak orang menjadi berani, tidak ada yang takut melakukan pelanggaran HAM, karena dia telah menghindari semua tuduhan yang ditujukan kepadanya dan berhasil menutupinya," ungkapnya.

John mengungkap peristiwa kerusuhan Trisakti itu juga memicu kemarahan masyarakat hingga mengakibatkan pemecatan tidak hormat yang dialami Prabowo dari TNI.

Aktivis itu mengungkap, mantan jenderal TNI itu tidak pernah diadili atas 22 penculikan yang terjadi dan 13 aktivis yang tidak pernah ditemukan.

Baca Juga: Rapat kabinet perdana, Prabowo minta para menteri kurangi acara seremonial dan perjalanan luar negeri

Kecaman keras juga disampaikan aktivis itu dengan menyebut Prabowo akan membuat Indonesia sebagai negara demokrasi menjadi gelap.

"Ini sangat berbahaya, dan Indonesia akan menjadi negara demokrasi yang sangat gelap jika Prabowo yang memimpin," tegasnya.

Di sisi lain, keberhasilan Prabowo mendapatkan kepercayaan masyarakat itu juga tidak terlepas dari perubahan citra dalam kampanyenya.

Perubahan citra Prabowo

Mantan jenderal TNI yang diberhentikan secara tidak hormat itu, menampilkan citra politik yang sangat berbeda sebagai seorang kakek yang manis dengan gerakan-gerakan yang ‘gemoy’.

Dikutip dari The Guardian, Presiden RI yang berusia 72 tahun itu menggoyangkan pinggulnya yang berhasil menuai reaksi gemas masyarakat Indonesia saat kampanye Pilpres 2024.

Baca Juga: Peringati HSN 2024, Badan Wakaf Assyifa optimalkan hasil wakaf produktif, ini yang dilakukan

Halaman:

Tags

Terkini