GENMILENIAL.ID - Pj Bupati Subang, Dr Imran turut hadir sekaligus membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Subang untuk masa periode 2023-2028 di Pondok Pesantren Al Ihya, Pagaden Barat pada Selasa, 27 Februari 2024.
Ketua Panitia Rakerda, KH. Dadan E Hamdani mengatakan bahwa pengurus MUI di Kabupaten Subang berjumlah 103 orang, namun yang hadir pada Rakerda tersebut kurang lebih sekitar 70 orang, dan angka tersebut disebut sudah bisa dianggap memenuhi kuorum.
"Pengurus MUI berjumlah 103 orang dan yang hadir pada Rakerda tersebut kurang lebih berjumlah 70 orang dan telah memenuhi kuorum," ujarnya.
Kata Kyai Dadan, MUI adalah organisasi yang mewadahi lintas sektor, bukan hanya Kyai tetapi juga akademisi hingga ahli hukum.
"MUI menjadi wadah perkumpulan para cendekiawan, maka kami berharap bahwa pengurus ini harus ada lintas Ormas, lintas sektoral, maka disini kita akan menemukan pengurus yang dari akademisi, dari ekonom, dari ahli hukum, sudah jelas para Kyai, jadi mewadahi semua," jelasnya.
Selanjutnya, Ketua MUI Subang, K.H. Abdul manaf mengatakan dengan hadirnya kepengurusan MUI, kiprah dari para ulama bisa terasa ditengah-tengah masyarakat.
"Mudah mudahan dengan dibentuknya kepengurusan MUI, kiprah ulama semakin terasa dan nyata manfaatnya di masyarakat," ujar Kyai Manaf.
Sementara itu, Pj Bupati Subang, Dr. Imran mengajak seluruh peserta Rakerda agar bersama-sama dalam membangun Kabupaten Subang ke arah yang lebih baik.
Ia juga berharap bahwa slogan Subang Jawara bukan sekedar slogan tapi juga bisa menjadi sebuah kenyataan.
"Ayo kita sekarang bareng-bareng bahu membahu bergandengan tangan untuk membangun Subang menjadi lebih maju lagi, menjadi lebih baik lagi," kata Dr. Imran.
"Dan saya yakin kalau itu bisa kita lakukan, Subang ini tidak hanya sekedar slogan Jawara tapi betul-betul Juara," tambahnya.
Melalu Rakerda, lanjut Dr. Imran pihaknya berharap mendapatkan masukan yang positif bagi pembangunan di Kabupaten Subang.