GENMILENIAL.ID - Momen pergantian tahun pada minggu malam di Jawa Barat, yang diiringi dengan musibah gempa berkekuatan magnitudo 4,8 di Kabupaten Sumedang cukup mengagetkan banyak pihak.
Begitu juga dengan masyarakat di Kabupaten Subang, pada minggu malam pukul 20.34 WIB banyak sebagian warga Subang yang merasakan kondisi gempa tersebut.
Pihak BMKG juga telah melaporkan bahwa gempa tektonik berkekuatan 4,8 tersebut terjadi dikedalaman 5 kilometer dengan pusat gempa berada pada lokasi 6,85 derajat lintang selatan dan 107,97 bujur timur.
Baca Juga: Tahun baru 2024, Kang Lukmantias sebut ajang refleksi dan jaga kondusifitas ditahun politik
Tokoh masyarakat yang juga purnawirawan TNI AD, Letkol CHK (Purn) Mochamad Lukmantias Amin turut prihatin dan juga berbelasungkawa kepada para korban atas musibah yang terjadi di malam tahun baru tersebut.
"Tepat dimalam tahun baru, tadi malam terjadi gempa yang juga dirasakan oleh masyarakat Subang, walaupun gempa itu sendiri epicentrumnya terjadi di lautan selatan pulau Jawa, Kabupaten Sumedang," kata Kang Lukmantias.
Musibah gempa tersebut, lanjut Kang Lukmantias memiliki dampak yang cukup parah bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang, namun dirasa masih cukup aman untuk Kabupaten Subang.
Namun, kata purnawirawan TNI AD tersebut, walaupun dirasa masih aman tapi harus selalu waspada, karena bencana selalu bisa datang kapan saja.
"Masyarakat dan wilayah Subang, masih dalam kondisi aman, tapi bencana selalu datang tanpa kita kehendaki, tanpa bisa kita perhitungkan," ucapnya.
Dengan demikian, kata Kang Lukmantias masyarakat dihimbau untuk selalu menjaga prilaku, ucapan dan perkataan agar selalu diberikan keselamatan.
"Kita harus selalu menjaga prilaku, menjaga ucapan, menjaga perkataan kita agar kita selalu diberikan keselamatan aktifitas kita sehari-hari," tuturnya.