Kedaulatan wilayah, Kang Lukmantias sebut sejak zaman Soekarno dukungan Indonesia pada Kemerdekaan Palestina

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 21 Oktober 2023 | 12:43 WIB
Kang Lukmantias bersama Rais Syuriah NU, Kyai Ahmad Pakot dan pengurus Muslimat NU Kecamatan Pamanukan
Kang Lukmantias bersama Rais Syuriah NU, Kyai Ahmad Pakot dan pengurus Muslimat NU Kecamatan Pamanukan

GENMILENIAL.ID - Konflik Palestina dan Israel telah memasuki hari ke 14, diketahui bahwa konflik yang dimulai pada Sabtu, 7 Oktober 2023 ini telah memakan ribuan korban tewas diantara kedua belah pihak dan belasan ribu korban luka-luka.

Purnawirawan TNI AD Letnan Kolonel CHK (Purn) Mochamad Lukmantias Amin berbicara terkait konflik panjang terkait kedaulatan wilayah yang menjadi hak dari bangsa Palestina.

"Dari awal permasalahan kan kita sudah tau bahwa itu adalah konflik terkait dengan hak kedaulatan wilayah yang disengketakan antara kaum yahudi zionis Israel dengan bangsa Palestina," ujarnya.

Kata Lelaki yang akrab dipanggil Kang Lukmantias ini, baik bangsa Palestina ataupun zionisme Israel, masing-masing pihak mengklaim memiliki hak historis atas tanah tersebut.

"Kondisi yang kemudian berkembang menjadi konflik bersenjata hingga hari ini tidak lepas dari keinginan untuk bisa mendominasi tentunya dimana Israel secara gradual memperluas wilayah pendudukan dengan menguasai pemukiman Palestina," pungkasnya.

Baca Juga: ESAI : Pencegahan kekerasan di satuan pendidikan berbasis pancasila dan kearifan lokal di Provinsi Jawa Barat

Hal tersebut, kata lelaki yang pensiun berdinas di TNI dengan jabatan terakhir Letnan Kolonel (Letkol) ini telah menimbulkan perlawanan dari bangsa dan rakyat Palestina.

"Ketika perlawanan ini terjadi, dari sisi teori perang, ini merupakan konflik perang asimetris dimana satu angkatan bersenjata negara berhadapan dengan kelompok bersenjata," terangnya.

Sebagaimana diketahui bahwa di Palestina, para pejuang yang melakukan perlawanan terhadap pendudukan zionis Israel hingga hari ini terdiri dari kelompok-kelompok perlawanan dengan latar belakang yang berbeda.

Terkait konflik Palestina-Israel tersebut, Kang Lukmantias juga menyebut bahwa hal yang paling berbahaya adalah pemahaman dari zionisme itu sendiri, bukan pada agama yahudinya. 

Disebagian negara-negara didunia ini ada sekelompok yahudi yang menolak pemahaman zionisme, dan juga mendukung kemerdekaan dari Bangsa Palestina.

Baca Juga: Pastikan kesiapan tim gabungan TNI Polri, Polres Subang gelar aksi simulasi pengamanan pemilu 2024

"Dari sisi ajaran, zionis ini yang melakukan okupasi (pendudukan dan penguasaan), melakukan penindasan etnis untuk kepentingan terkhusus bangsa yahudi tanpa mengindahkan hak-hak sipil yang dijamin dalam deklarasi HAM PBB," ucapnya.

Dalam kontek perang asimetris, kata Kang Lukmantias, dari sisi keunggulan diatas kertas ya pasti dimiliki oleh zionisme Israel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X