GENMILENIAL.ID - Konflik Palestina dan Israel telah memasuki hari ke 14, diketahui bahwa konflik yang dimulai pada Sabtu, 7 Oktober 2023 ini telah memakan ribuan korban tewas diantara kedua belah pihak dan belasan ribu korban luka-luka.
Purnawirawan TNI AD Letnan Kolonel CHK (Purn) Mochamad Lukmantias Amin berbicara terkait konflik panjang terkait kedaulatan wilayah yang menjadi hak dari bangsa Palestina.
"Dari awal permasalahan kan kita sudah tau bahwa itu adalah konflik terkait dengan hak kedaulatan wilayah yang disengketakan antara kaum yahudi zionis Israel dengan bangsa Palestina," ujarnya.
Kata Lelaki yang akrab dipanggil Kang Lukmantias ini, baik bangsa Palestina ataupun zionisme Israel, masing-masing pihak mengklaim memiliki hak historis atas tanah tersebut.
"Kondisi yang kemudian berkembang menjadi konflik bersenjata hingga hari ini tidak lepas dari keinginan untuk bisa mendominasi tentunya dimana Israel secara gradual memperluas wilayah pendudukan dengan menguasai pemukiman Palestina," pungkasnya.
Hal tersebut, kata lelaki yang pensiun berdinas di TNI dengan jabatan terakhir Letnan Kolonel (Letkol) ini telah menimbulkan perlawanan dari bangsa dan rakyat Palestina.
"Ketika perlawanan ini terjadi, dari sisi teori perang, ini merupakan konflik perang asimetris dimana satu angkatan bersenjata negara berhadapan dengan kelompok bersenjata," terangnya.
Sebagaimana diketahui bahwa di Palestina, para pejuang yang melakukan perlawanan terhadap pendudukan zionis Israel hingga hari ini terdiri dari kelompok-kelompok perlawanan dengan latar belakang yang berbeda.
Terkait konflik Palestina-Israel tersebut, Kang Lukmantias juga menyebut bahwa hal yang paling berbahaya adalah pemahaman dari zionisme itu sendiri, bukan pada agama yahudinya.
Disebagian negara-negara didunia ini ada sekelompok yahudi yang menolak pemahaman zionisme, dan juga mendukung kemerdekaan dari Bangsa Palestina.
Baca Juga: Pastikan kesiapan tim gabungan TNI Polri, Polres Subang gelar aksi simulasi pengamanan pemilu 2024
"Dari sisi ajaran, zionis ini yang melakukan okupasi (pendudukan dan penguasaan), melakukan penindasan etnis untuk kepentingan terkhusus bangsa yahudi tanpa mengindahkan hak-hak sipil yang dijamin dalam deklarasi HAM PBB," ucapnya.
Dalam kontek perang asimetris, kata Kang Lukmantias, dari sisi keunggulan diatas kertas ya pasti dimiliki oleh zionisme Israel.
Artikel Terkait
Kang Lukmantias dan Yusep Saepudin gelar pengobatan gratis bagi ratusan warga Desa Batusari
Hadiri pengobatan gratis, Kang Lukmantias tegaskan bahwa Subang daerah kaya dan harus dikelola dengan baik
Maju di Pilkada Subang 2024, Kang Lukmantias dapat restu dari pimpinan Ponpes Pagelaran 3 KH Arie Ghifari
Sampaikan pesan Maulid di Masjid Jami Al Mukarom, Kang Lukmantias soroti juga pembangunan infrastruktur publik
Maulid Nabi, Kang Lukmantias sebut kemiskinan dan kesenjangan sosial masih cukup tinggi di Kabupaten Subang
Kuliah kebangsaan, Kang Lukmantias sampaikan gambaran Kabupaten Subang akan hadapi industrialisasi
Manifestasi Maulid, Kang Lukmantias sebut cinta Rasulullah, cinta umatnya dan cinta pada sesama makhluk Tuhan