Beri bantuan Akhtar dan Alka, Kang Lukmantias kuatkan Ibundanya dan bantu transportasi Ambulance untuk terapi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 12 Agustus 2023 | 22:06 WIB
Kang Lukmantias beserta istri jenguk Akhtar dan Alka, Sabtu 12 Agustus 2023
Kang Lukmantias beserta istri jenguk Akhtar dan Alka, Sabtu 12 Agustus 2023

GENMILENIAL.ID - Tokoh masyarakat dan juga purnawirawan TNI AD Letnan Kolonel CHK (Purn) Mochamad Lukmantias Amin beserta istrinya, dr. Monica Bharbaline Patipawael seorang dokter specialis bedah menjenguk kedua kakak beradik yang didiagnosa mengalami lumpuh otak, Akhtar (5 tahun) dan Alka (12 tahun) pada Sabtu, 12 Agustus 2023.

Kedatangan lelaki yang akrab dipanggil Kang Lukmantias beserta istrinya tersebut untuk memberikan dukungan moril, bantuan beserta motivasi dan semangat kepada Susi Widia Astuti (41 Tahun) yang merupakan sosok seorang ibu yang sabar merawat Akhtar dan Alka.

Sejak viralnya berita tentang kedua kakak beradik warga Subang yang juga tinggal di Kelurahan Soklat mencuat ke publik, Kang Lukmantias sudah berencana untuk menjenguk Akhtar dan Alka.

Baca Juga: Guru penggerak, upaya pemerintah perbaiki infrastruktur pendidikan sekaligus siapkan pemimpin pembelajaran

Purnawirawan TNI AD kelahiran Subang yang juga tinggal di Kelurahan Soklat, saat ini masih bekerja di salah satu perusahaan BUMN di Jakarta dan banyak pergi berdinas keluar kota, membuat Kang Lukmantias menunggu waktu weekend untuk dapat menjenguk Akhtar dan Alka.

Kesempatan weekend pun dimanfatkan oleh Kang Lukmantias dan dr. Monica untuk menjenguk ke rumah kedua kakak beradik tersebut, bahkan dr. Monica yang juga seorang dokter akan kembali berkunjung untuk membantu pengobatan Akhtar yang juga baru diketahui menderita jamur kuku

Susi Widiastuti (41 tahun) dan Asep Heryana (42 tahun) beserta kedua anaknya, Akhtar dan Alka saat ini tinggal di Kampung Sukajadi RT.41 RW.12 Kelurahan Soklat, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang.

Baca Juga: DPRD dan Pemda Subang gelar Rapat Paripurna bahas persetujuan Trantibun dan KUA PPAS 2024

Menurut keterangan Susi, Alka (12 Tahun) sejak kecil sudah menderita kebekuanbdarah diotak, celebral palsy, sementara adiknya Akhtar (5 tahun) terindikasi berpenyakit yang sama pada usia 8 bulan.

"Kita melihatnya itu sebagai suatu cobaan, terutama kepada keluarganya dari pak Asep (Suami Susi)," kata Kang Lukmantias kepada genmilenial.id pada Sabtu, 12 Agustus 2023.

Kang Lukmantias juga menyebut yang bisa kita lakukan adalah untuk menguatkan kedua orang tua Akhtar dan Alka untuk bersabar atas ujian yang dihadapinya.

"Bagi kita sendiri, Insya Allah dengan memberi kekuatan, penghiburan kepada keluarganya itu juga akan menjadi kebaikan, terlebih misal kalau kita bisa menyisihkan sebagian dari rizki kita, itu akan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Alka dan Akhtar," ujarnya.

Baca Juga: Perkuat pendidikan anak, Mahasiswa KKN STAI Riyadhul Jannah adakan Bimbel usia SD di Desa Ciracas, Purwakarta

Melihat kondisi fisik kedua kakak beradik tersebut, kata Kang Lukmantias Alka dan Akhtar memerlukan asupan gizi, yang secara harga juga cukup tinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X