GENMILENIAL.ID - Guru penggerak angkatan ke 3, Ony Edyawaty menyebut bahwa program guru penggerak yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai sebuah program unggulan episode ke 15 dari merdeka mengajar disiapkan untuk menempati posisi sebagai pemimpin pembelajaran.
"Guru penggerak itu sebenarnya suatu program yang berlangsung dalam waktu cukup lama, ini adalah program kepemimpinan, jadi mengembangkan aspek kepemimpinan dalam diri seorang guru, untuk mempersiapkan guru itu menempati posisi sebagai pemimpin pembelajaran," kata Ony Edyawaty pada genmilenial.id dalam gelaran IHT di SMP Muhammadiyah Subang pada Kamis 10 Agustus 2023.
Baca Juga: DPRD dan Pemda Subang gelar Rapat Paripurna bahas persetujuan Trantibun dan KUA PPAS 2024
Lanjut Ony, yang dimaksud dengan pemimpin pembelajaran itu bisa dikelas ataupun kemampuan menggerakan komunitas pembelajar dilingkungan sekolahnya secara internal maupun dia berkiprah antar lembaga bisa sebagai kepala sekolah ataupun stakeholder di bidang pendidikan seperti pengawas, kabid atau kasi pendidikan.
Pendidikan guru penggerak, kata Only merupakan program pemerintah untuk memperbaiki kualitas guru, dan program ini masuk kedalam episode ke 15. Sebagaimana diketahui bahwa Kemendikbudristek setiap meluncurkan kebijakan dalam bentuk episode.
Sampai saat ini ada 23 episode, dan setiap satu episode berisi kebijakan strategis untuk memperbaiki infrastruktur pendidikan di Indonesia.
"Misalnya kaya program episode ke 23 lulusan PAUD yang berorientasi pada program bermain atau arkas dan program pembiayaan sekolah pada episode ke 18," jelasnya.
Terkait program pendidikan guru penggerak sendiri, kata perempuan yang saat ini mengajar IPA di SMPN 1 Cijambe, hal tersebut direncanakan sampai angkatan 15, dan saat ini pemerintah baru melakukan program pendidikan guru penggerak sampai angkatan 10.
"Sekarang ini, baru saja seminggu yang lalu tutup untuk pendaftaran bagi angkatan 10, jadi masih ada 5 angkatan lagi dan saya angkatan ke 3 pas pandemi, waktu itu (pelatihan, pendidikan guru penggerak) kami 9 bulan, nah setelah angkatan ke 3 itu dipangkas menjadi 6 bulan saja," tuturnya.
Artikel Terkait
Perayaan Hari Anak Nasional, pentingnya masa depan bangsa
10 Tips mengajar di kelas agar lebih hidup dan menarik
Pendorong partisipasi orangtua dalam pendidikan kunci sukses siswa di Indonesia
P5 dalam kurikulum merdeka, transformasi pembelajaran menuju masa depan
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), membangun karakter bangsa di kalangan pelajar
SMP Muhammadiyah Subang gelar IHT, Ina Rostiana : untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran P5
Mengambil tema lingkungan hidup dan kewirausahaan, SMPN 1 Cibogo gelar pembelajaran P5