Terpanggil terjun ke dunia politik, Merry Langoy sebut jatuh cinta dengan Subang, terutama sektor pariwisata

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 8 Agustus 2023 | 17:29 WIB
Merry Langoy, Ketua DPC Prawiro IGMP Kabupaten Subang
Merry Langoy, Ketua DPC Prawiro IGMP Kabupaten Subang

GENMILENIAL.ID - Notaris dan juga istri dari Owner Bumi Talaga Sundayana dan Yayasan Puri Haruming Kencana, Merry Langoy baru saja mendeklarasikan Relawan Prawiro Indonesia Garuda Merah Putih (IGMP) Kabupaten Subang pada 29 Juli 2023 yang lalu.

Prawiro IGMP merupakan sebuah organisasi para relawan Prabowo Subianto, yang menargetkan untuk kemenangan suara Prabowo sebagai Presiden RI pada Pilpres 2024 nanti.

Kepada Genmilenial.id, perempuan asal Manado yang sudah tinggal di Kabupaten Subang sejak tahun 2015 ini lakukan wawancara ekslusif kenapa dirinya saat ini terjun ke dunia politik dan menjadi Ketua DPC Prawiro IGMP Kabupaten Subang.

Baca Juga: Makna kemerdekaan bagi bangsa Indonesia yang sudah 78 tahun merdeka

"Sebagai warga Indonesia ini kita mempunyai kewajiban ataupun keinginan untuk membangun bangsa Indonesia," kata Merry Langoy.

Untuk membangun bangsa yang besar seperti Indonesia, Merry pun menyebut maka harus masuk kedalam dunia politik dan menjadi pemangku kebijakan.

Terkait Kabupaten Subang, Merry menyebut bahwa awal mulai dirinya datang Subang, ia jatuh cinta dengan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Subang.

"Subang ini sebenarnya sangat menarik banget, pertama kenapa saya sebagai notaris memilih penempatanya di Subang karena saya senang Subang ini memiliki tempat wisata," ujarnya.

Baca Juga: Gelar webinar nasional, milenial Indonesia dorong kebijakan hilirisasi industri untuk kesejahteraan masyarakat

Disamping itu, Kata Merry, Kabupaten Subang juga tidak terlalu jauh dari Kota besar seperti Jakarta, Bandung, Lembang.

"Dipikiran saya, waktu saya pertama masuk ke Subang, setelah selesai kerja saya bisa berlibur bersama keluarga, dilihat dari geografisnya juga sangat bagus, ada dataran tinggi, darat dan juga lautnya," ucapnya.

Perempuan yang menempuh pendidikan notaris S2 di Universitas Jayabaya Jakarta inipun menyebut bahwa awal mula ia datang ke Kabupaten Subang datang sendiri untuk survei mencari kantor buat dirinya bekerja sebagai seorang notaris.

"Sampai sekarang saya sudah tiga kali pindah kantor, pertama di Otista dekat Tol, sekarang sudah dibongkar jadi toko bangunan, setelah itu pindah di Bojong 45, tiga tahun disana dan sekarang di kantor sendiri di Talaga Sundayana," ucapnya.

Baca Juga: ASEAN, Jejak sejarah dan peran penting dalam mewujudkan kerjasama regional

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X