"Ada dokumentasinya, ada berita acaranya, dan dilakukan sesuai prosedur, jadi memang belum ketemu aja pelakunya," jelasnya.
Lebih lanjut, AKBP Sumarni pun menyebut bahwa dalam menentukan siapa pelaku dalam kasus pembunuhan ibu dan anak tersebut tidak bisa hanya didasarkan pada persepsi tapi harus juga didukung dengan pembuktian yang valid.
"Kami tentunya berharap, pihak-pihak yang mengetahui hal ini bisa menyampaikan informasinya kepada kami, jadi tidak perlu sungkan, bisa dihubungi di nomor telpon atau di WA, kami akan mendatangi ke tempat masyarakat," ujarnya.
AKBP Sumarni juga menyebut, bahwa kasus pembunuhan ibu dan anak di jalancagak tersebut sudah ada beberapa langkah yang sudah dilakukan oleh penyidik Polda Jawa Barat.
"Termasuk didalamnya adalah tes DNA, semua cara sudah dicoba, namun memang sampai dengan saat ini belum menemukan si pelakunya, jadi butuh bantuan dari masyarakat, bagi yang mengetahui adanya rencana atau pelaksanaan tindak kejahatan ini mohon juga dapat berbagi informasi kepada kami," tuturnya.
Artikel Terkait
Hari Buruh, Polres Subang dan Forkopimda gelar mancing dan pembagian doorprize, ini pesan AKBP Sumarni!
Blusukan ke desa-desa, AKBP Sumarni sambangi rumah Caswan, buruh tani yang menempati gubuk reot puluhan tahun
Ceramah Kamtibmas, AKBP Sumarni paparkan tantangan hidup Zilenial (Gen Z) di era tranformasi digital
Fokus tangani TPPO, AKBP Sumarni perintahkan jajaranya untuk cek agen perusahaan penyalur PMI
Cegah kasus TPPO, AKBP Sumarni minta pihak perusahaan agar miliki data PMI yang habis kontrak
Perkenalkan Resko Band ke pelajar, AKBP Sumarni dorong Generasi Zilenial untuk punya karya dan kreatif
Lihat potensi Subang, AKBP Sumarni dan Dandim 0605 ciptakan lagu sinergi Jawara, jadi lagu wajib saat festival