GENMILENIAL.ID - Banjir lumpur yang menimpa Desa Curugrendeng Jalancagak beberapa waktu yang lalu kini telah menjadi pusat perhatian bersama.
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang saat ini tengah menghentikan sementara aktivitas pihak pengembang PT. Bintang Pratama Sejahtera (PT BPS).
Bupati Subang H. Ruhimat (Kang Jimat) sementara ini hanya mengijinkan PT BPS untuk terlebih dahulu melakukan penanganan saluran, agar banjir lumpur tidak terulang kembali terjadi.
"Tidak ada aktifitas dulu selain mengambil langkah-langkah untuk mengatasi (banjir lumpur)," kata Kang Jimat kepada genmilenial.id pada Minggu, 30 April 2023.
Pihak PT Perkebunan Nusantara VIII dan PT Bintang Pratama Sejahtera (PT BPS) pun akhirnya lakukan gelar pertemuan bersama unsur Muspika dan masyarakat setempat di pelataran Masjid Baitul Ihsan pada Selasa 2 Mei 2023.
Disamping lakukan pertemuan dengan masyarakat, Pihak PTPN, PT BPS dan unsur Muspika setempat langsung lakukan peninjauan terhadap beberapa titik yang menjadi penyebab banjir lumpur.
Pada saat yang sama Dandim 0605 Letkol Inf Bambang Raditya turut hadir dan terjun langsung bersama pihak PTPN dan PT BPS untuk memantau titik-titik yang menjadi masalah dan penyebab banjir lumpur tersebut.
Tak kurang dari sembilan titik yang menjadi pantauan pihak-pihak terkait, setelah itu acarapun kemudian berlanjut ke PTPN VIII Perkebunan Ciater dengan lakukan diskusi dan pemaparan permasalahan dari pihak PTPN VIII dan PT BPS kepada unsur Muspika dan para tokoh masyarakat setempat.
CEO Perusahaan PT Bintang Pratama Sejahtera (PT BPS) Indra Eka Brata menyebut bahwa saat lakukan survei ke lokasi pihaknya sudah mengecek irigasi drainase yang Provinsi yang berada di sembilan titik.
Ia pun mengatakan bahwa PT BPS secepatnya akan segera melakukan perbaikan drainase dan gorong-gorong disamping itu juga akan berkirim surat kepada pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan permasalah tersebut.
"Kita juga berbarengan akan berkirim surat kepada Dinas Provinsi dari pihak Kabupaten dan juga dari Desa, nanti akan bersurat ke Dinas PUPR Provinsi dan Dinas Perairan Provinsi untuk menyelesaikan permasalahan ini," kata Indra Eka Brata.
Sementara itu, Direktur PT Perkebunan Nusantara VIII Didik Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya meminta maaf kepada seluruh warga yang terdampak banjir lumpur.
Artikel Terkait
Hari ke-4 setelah lebaran, PT KAI sebut 43.500 pemudik telah tiba di Jakarta
AKBP Sumarni himbau masyarakat yang mau berwisata tidak menggunakan kendaraan pick up, ini konsekuensinya!
Banjir lumpur di Desa Curugrendeng, warga minta pihak pengembang PT Bintang segera lakukan penanganan
Polda Metro kerahkan 4.200 personel untuk pengamanan peringatan Hari Buruh
Banjir lumpur timpa warga Desa Curugrendeng, Pemda Subang hentikan sementara aktifitas PT BPS
Jalin sinergitas TNI-Polri, Polsek Sagalaherang atur lalu lintas bersama di jalan rawan
Polres Subang dan Koramil Pagaden sosialisasikan Kamtibmas pada Gebyar Hadiah Akbar di Tridjaya Motor Pagaden