Berbagai usulan tersebut diarahkan untuk memperkuat koordinasi antarnegara dalam mencegah kebakaran serta mengurangi dampak asap yang melintasi batas wilayah.
Baca Juga: Peringati Hari Santri, Camat Subang ajak generasi muda teladani pejuang kemerdekaan
Seruan Kalam di parlemen Malaysia kembali menempatkan persoalan karhutla sebagai isu yang membutuhkan kerja sama lintas negara.
Penanganan berkelanjutan dinilai penting agar Indonesia, Malaysia, dan negara-negara ASEAN lainnya tidak terus menghadapi persoalan kabut asap yang sama setiap tahun.***
Artikel Terkait
Jadi sorotan di tengah penanganan karhutla, Wamendagri buka suara soal izin Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke Singapura
Kabut asap karhutla kepung Palembang, pemerintah coba cara tak biasa dengan 1,5 ton dry ice
Viral lereng Gunung Lawu menyala merah, api karhutla mulai dekati jalur pendakian
98 Kasus karhutla masuk penyidikan, Kapolri buru pemilik dan pemegang saham
3 Hari padamkan api karhutla, warga Papua hadapi ancaman di tanah leluhur
Polri tetapkan 11 korporasi tersangka karhutla, ada 3 perusahaan asing
Prabowo sebut karhutla sebagai terorisme lingkungan, membahayakan kesehatan rakyat hingga siap cabut izin perusahaan