Dalam terjemahan bahasa Indonesia, Kalam mempertanyakan keberadaan hutan Malaysia yang juga berperan menghasilkan oksigen.
“Lantas, hutan Malaysia itu apa? Apa terbuat dari plastik? Tidak bisa menghasilkan oksigen?” ujar Kalam dalam terjemahan pernyataannya.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari kritiknya terhadap persoalan kabut asap yang terus berulang dan membutuhkan penanganan bersama.
Kabut asap berdampak pada kesehatan dan ekonomi
Kalam menyoroti dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. Paparan asap dapat menyebabkan gangguan pernapasan, batuk, hingga memperburuk kondisi asma.
Baca Juga: Keracunan MBG di Cirebon tembus 331 orang, 199 pasien dirawat inap
Dampaknya juga meluas ke berbagai aktivitas masyarakat. Sektor pendidikan, pariwisata, pekerjaan perkebunan, hingga kegiatan nelayan disebut ikut menghadapi gangguan akibat kondisi kabut asap.
Karena itu, persoalan karhutla tidak hanya berkaitan dengan kebakaran di kawasan hutan dan lahan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kegiatan sosial, serta keberlangsungan ekonomi masyarakat yang terdampak.
Kalam mengusulkan agar pemerintah Malaysia menggunakan jalur diplomatik untuk mendorong penanganan persoalan tersebut di tingkat regional.
Ia meminta Malaysia mendorong Filipina, selaku Ketua ASEAN 2026, mengambil langkah lebih kuat dalam memperkuat kerja sama negara-negara di kawasan.
Dorong kerja sama ASEAN tangani kabut asap
Dalam usulannya, Kalam menyoroti perlunya penguatan penegakan hukum bersama, sistem peringatan dini berbasis pemantauan satelit, serta pembentukan tim tanggap darurat regional untuk menangani kebakaran.
Ia juga mendorong penguatan Perjanjian ASEAN tentang Pencemaran Asap Lintas Batas.
Selain itu, Kalam mengusulkan pembentukan dana regional untuk mendukung pencegahan kebakaran dan pemulihan lahan gambut.
Artikel Terkait
Jadi sorotan di tengah penanganan karhutla, Wamendagri buka suara soal izin Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke Singapura
Kabut asap karhutla kepung Palembang, pemerintah coba cara tak biasa dengan 1,5 ton dry ice
Viral lereng Gunung Lawu menyala merah, api karhutla mulai dekati jalur pendakian
98 Kasus karhutla masuk penyidikan, Kapolri buru pemilik dan pemegang saham
3 Hari padamkan api karhutla, warga Papua hadapi ancaman di tanah leluhur
Polri tetapkan 11 korporasi tersangka karhutla, ada 3 perusahaan asing
Prabowo sebut karhutla sebagai terorisme lingkungan, membahayakan kesehatan rakyat hingga siap cabut izin perusahaan