Nestapa warga di Makassar imbas kelangkaan BBM: Antre dari sore sampai subuh, sulit mendapatkannya

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 12 September 2026 | 17:01 WIB
Menyoroti fakta di balik aksi demonstrasi massa yang dipicu dugaan persoalan kelangkaan BBM dan gas elpiji 3 kilogram (Instagram.com/@makassar_iinfo)
Menyoroti fakta di balik aksi demonstrasi massa yang dipicu dugaan persoalan kelangkaan BBM dan gas elpiji 3 kilogram (Instagram.com/@makassar_iinfo)

Sejumlah mahasiswa kemudian nekat memanjat pagar hingga kericuhan sempat terjadi di lokasi.

Baca Juga: Duh! Ibu-ibu di KRL Manggarai-Bogor mendadak viral usai terekam hisap kamper sambil ngoceh, ini kronologinya

“Kedatangan kami di sini sebagai bentuk keresahan masyarakat, kami sampaikan jika kalian takut keluar temui kami, saya yang masuk, Pak,” teriak salah satu mahasiswa sambil berdiri di atas pagar.

GAM desak pejabat Pertamina mundur

Fajar menilai persoalan distribusi BBM dan gas elpiji 3 kg seharusnya dapat segera diberikan solusi.

Ia juga mengkritik sikap Pertamina yang dinilai belum mampu menjawab keresahan masyarakat.

“Saya kira kendalanya jelas bahwa Pertamina tidak mampu untuk mendistribusikan secara optimal terkait persoalan ini,” sebut Fajar.

Baca Juga: Usai viral disebut 18 tahun tak tersentuh renovasi, SDN Mboeng di NTT kini direvitalisasi

“Kemudian dia juga tidak mampu memberikan solusi dan hanya menyalahkan masyarakat itu sendiri,” tambahnya.

Atas kondisi tersebut, GAM bahkan mendesak pejabat GM PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang disebut terlibat dalam kontroversi tersebut untuk mundur dari jabatannya.

“Dan ketika PT Pertamina tidak mampu memberikan solusi dalam waktu dekat ini, maka kami meminta juga untuk segera pencopotan GM PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi,” tandas Fajar.

Aksi tersebut menjadi bentuk protes mahasiswa terhadap kondisi ketersediaan BBM dan gas elpiji 3 kg yang dinilai masih menyulitkan masyarakat di sejumlah wilayah Sulsel.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X