“Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7, tanggal: 15-Aug-26 04:58:24 WIB, dinyatakan telah berakhir,” tulis BMKG.
Sementara itu, episenter gempa disebut berada pada koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur atau sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer.
Pengalaman warga di Labuan Bajo tersebut menjadi gambaran situasi yang terjadi setelah gempa.
Baca Juga: Orang tua Affan minta tak ada peringatan setahun kematian: Cukup doakan almarhum
Meski demikian, informasi mengenai kondisi air laut maupun potensi tsunami tetap perlu merujuk pada informasi resmi dari BMKG dan arahan petugas di lapangan.
Bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir dan merasakan gempa kuat, kewaspadaan tetap menjadi hal penting.
Informasi yang beredar di media sosial sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya acuan dalam menentukan langkah keselamatan.***
Artikel Terkait
Weekend at Parapuar kembali digelar, kolaborasi budaya dan alam ramaikan Labuan Bajo
Festival Golo Koe 2025 siap digelar, Labuan Bajo suguhkan wisata religi inklusif bernuansa budaya
IFG Labuan Bajo Marathon 2025 resmi ditunda, erupsi Lewotobi jadi alasan utama
Tim SAR temukan satu jenazah diduga korban karamnya kapal wisata keluarga pelatih Valencia di Labuan Bajo
Dahsyatnya guncangan gempa magnitudo 7,1 di Jepang: Jembatan layang hingga mall dilaporkan rusak berat
Akun Instagram KSOP Labuan Bajo digeruduk warganet, tuntut penjelasan usai viral postingan Jessica Mila liburan di Padar saat pelayaran ditutup
Curhatan pelaku pariwisata Labuan Bajo usai viral foto liburan Jessica Mila cs di Pulau Padar