Cerita warga yang sedang menginap di hotel Labuan Bajo, ungkap air laut mulai surut saat gempa susulan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:27 WIB
Kondisi air laut di Labuan Bajo yang sempat surut usai terjadi gempa NTT M 7,7 pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026 (Threads/maulidyamrn)
Kondisi air laut di Labuan Bajo yang sempat surut usai terjadi gempa NTT M 7,7 pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026 (Threads/maulidyamrn)

“Tadi pagi masih enggak surut lho divideoin, sumpah ini langsung surut,” lanjutnya.

Baca Juga: Ihwal kronologi laka siswi SMK yang tertemper KRL Jurangmangu, polisi ingatkan publik tak berspekulasi di medsos

Unggahan tersebut kemudian mendapat perhatian karena muncul setelah gempa kuat mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur.

Gempa susulan masih dirasakan

Dalam utas berikutnya, warga tersebut mengungkapkan bahwa gempa susulan masih dirasakan setelah gempa utama.

Kondisi air laut juga disebut mengalami perubahan. Ia menyebut air laut sempat naik sebelum kembali surut.

Situasi tersebut membuat pihak terkait memberikan arahan kepada para pengunjung hotel untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencari tempat yang lebih aman.

Baca Juga: Jaga Rawat Jawa Barat, 250 peserta dari berbagai elemen di Subang teguhkan komitmen persatuan

“Gempa susulan masih terus berlanjut, air laut pasang surut dan tadi pihak Basarnas juga sudah datang ke hotel tempat aku stay (Katamaran) memberi arahan untuk berlindung ke arah utara dan naik ke dataran tinggi,” ungkapnya.

Ia kemudian menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan perhatian dan doa bagi warga yang berada di kawasan terdampak gempa.

“Terimakasih warga yg sudah mendoakan kami disini, semoga kita selalu dilindungi dimanapun kita berada,” sambungnya.

BMKG cabut peringatan dini tsunami

Gempa NTT tersebut sebelumnya juga memicu peringatan dini tsunami. BMKG kemudian melakukan pemantauan terhadap kondisi muka air laut di sejumlah wilayah setelah gempa terjadi.

Baca Juga: PJU mati hingga jembatan ambruk, ini aspirasi warga Kampung Dampit ke Ketua DPRD Subang

Dalam keterangan yang disampaikan melalui akun media sosial X, BMKG menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo 7 pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB telah berakhir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X