"Sekitar pukul 18.45 WIT, massa aksi tidak puas sehingga melakukan aksi pembakaran Kantor PMK," ungkap Domingos.
Aksi tersebut selanjutnya meluas ke sejumlah fasilitas pemerintahan lainnya.
Pada pendataan awal, polisi mencatat tujuh kantor menjadi sasaran pembakaran, yakni Kantor PMK, Kantor Bupati, Kantor DPRD, Kantor Dukcapil, Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial dan Kantor Keuangan.
Baca Juga: Dony Ahmad Munir: Kaderisasi GP Ansor penting untuk cetak pemimpin masa depan
Selain kantor pemerintahan, satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang sedang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar.
Kepolisian hingga kini masih melakukan pengamanan di sejumlah lokasi terdampak untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah aksi serupa kembali terjadi.***
Artikel Terkait
Konflik internal, 19 anggota ormas anarkis diamankan Polres Subang, para pelaku terancam 12 tahun penjara
Pertarungan narasi Papua di media digital semakin tajam di Pemilu 2024
Kapolda Jabar pilih langkah humanis, bebaskan mahasiswa peserta aksi anarkis
Ketua DPR hingga Mendagri desak audit tuntas usai ibu hamil di Papua ditolak 4 RS: Tak boleh terulang lagi
Anak SD di Tolikara Papua harus tunggu pesawat melintas demi berangkat sekolah, videonya jadi sorotan
4 Fakta ledakan diduga bom sisa PD II di Biak Papua, 5 orang tewas dan 3 hilang
Pesawat dibakar dan pilot dibunuh di Papua, pemerintah kutuk keras aksi KKB